Rabu, 23 Februari 2011

aku III

Rasa yang kerdil mulai bergema
memuncak bermurka durja
gemuruhnya mengalahkan amuk ombak
keangkuhanny terdiam memandang

aku yang berayun di bwah embun

senja bukan lag aku
kini aku tinggal abu

terbuang kala terbakar

tersentuh bara api dengan tangan yang bergetar`
aku kini menjadi detak malam
telanjang di mata hitam
melekat sunyi dngn bimbang

aku hanyalah aku

tak ada yg tmani sepiku
aku hanya sakitku
menyantuni hdupku
dngan perih
telah kau guyurkan darahmu
belati menancap angkuh di dasar hatiku
duri yg tertunduk malu menyelimuti batinku

aku tinggallah sakitku

perih hanya kekasiku
lirih adalh nynyian trindahku
dan kau hanya rahasiaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar